Diketahui titik P(1,2,4) dan Q(2,-1,5) Panjang vektor PQ Tonton video. Diketahui besar sudut yang terbentuk antara vektor p dan Tonton video.
Pertanyaan. Tentukan kedudukan titik R(5, 4) terhadap lingkaran yang berpusat di titik P(ā1, ā4) dan berjari-jari 6! TIdak ada. Ada.
mengerjakan soal ini kita buat terlebih dahulu Prisma segiempat abcd efgh dengan AB 3 akar 2 dan ke-4 berarti beda nya juga 3 akar 2 ya ke titik P adalah pusat alas abcd kemudian kita mau mencari jarak dari C ke PG kita tarik c tegak lurus yaitu a aksen sehingga kita perhatikan disini segitiga siku-siku P jadi kita mau mencari jahat GTA keren dan CG adalah 4 jadi kita cari dahulu panjang BC
Dengan demikian, pada soal ini akan dicari nilai dari . Perhatikan bahwa seluruh segitiga yang menyusun bidang empat beraturan T.ABC adalah segitiga sama sisi dengan panjang rusuk . Karena segitiga ABC dan TBC sama sisi dan titik P terletak di pertengahan BC, maka panjang . Pada segitiga ABC, ruas garis AP merupakan garis berat.
Titik P dan Q berturut-turut adalah titik tengah rusuk AB dan AD. Jika panjang AB = TA = 12 cm. Tentukan jarak antara titik T dan garis PQ. Alternatif Penyelesaian. Proyeksi titik T ke garis PQ adalah titik S, sehingga garis TS tegaklurus dengan garis PQ, maka jarak titik T ke garis PQ adalah panjang garis TS.
5.0. Jawaban terverifikasi. Bayangan titik P (-4, 5) oleh refleksi terhadap garis y = -x dilanjutkan dengan refleksi terhadap garis x = 2 adalah. 956. 0.0. Jawaban terverifikasi. Bayangan titik P (-4,5) oleh refleksi garis y=-x dilanjutkan dengan refleksi terhadap garis x=2 adalah .
Misal titik A( 3;5), titik B(2;5), titik C(2; 1), dan titik D( 3; 1) dihubungkan dengan cara menarik garis dari titik Ake B, lalu ke C, kemudian ke Ddan kembali lagi ke A. Maka diperolehlah sebuah bangun datar seperti pada Gambar2.2, yang dapat diketahui sifat-sifat geometrinya (seperti keliling dan luas). Gambar 2.2: Contoh bidang datar
Diketahui: P ( 4 , 5 , ā 2 ) ; Q ( 5 , 1 , 3 ) dan R ( ā 2 , 3 , ā 6 ) . Jika a = PQ + RQ dan b = PR + QR maka a ā
b =
Artinya, jarak antara titik pusat ke titik awalnya akan sama dengan jarak titik bayangan ke titik pusat. Apabila titik P (x, y) direfleksikan terhadap titik (0, 0) akan dihasilkan bayangan Pā seperti persamaan di bawah ini. Dengan: xā = -x. yā = -y. sehingga: Persamaan matriksnya adalah: Contoh: Titik P (2, 3) direfleksikan terhadap titik
Diketahui titik P ( ā 1 , 5 , 2 ) dan Q ( 5 , ā 4 , 17 ) . Jika titik Tpada garis PQ dan PT:QT = 2:1 . Maka koordinat titik T adalah .
2FQnx.